WIWAKSA BASTRA
MENGHIDUPKAN SASTRA, MENGINSPIRASI BANGSA DALAM BERBAHASA
Wiwaksa Bastra, Lembaga Pengembangan Bahasa Unindra menginisiasi kegiatan “Wiwaksa Bastra”, “wiwaksa” diartikan berbicara dan “Bastra” adalah akronim dari bahasa dan sastra. Wiwaksa Bastra merupakan diskusi tentang bahasa dan sastra dalam format gelar wicara yang akan disiarkan oleh TVRI Jakarta dengan durasi tayang seminggu sekali. Wiwaksa Bastra bertujuan untuk merespons paradigma kebahasaan dan kesusastraan yang begitu pesat dengan mendiskusikan isu-isu penting dan kekinian tentang bahasa serta sastra oleh para pakar baik itu dari praktisi, maupun akademisi.
Skedul
Bagaimana penggunaan bahasa berkembang di era media sosial, aplikasi pesan instan, dan AI.
Narasumber:
Drs. Sifak, M.Si.
Dewan Pengawas LPP TVRI
Dr. Bambang Sumadyo
Wakil Dekan FBS Unindra
Pewara:
Pramariza Fadlansyah
Swarahma Diena
Penampilan:
Ranggon Sastra Unindra
Disiarkan:
Senin, 3 Maret 2025 pukul 13.00-14.00
Fokus: Sastra sebagai alat untuk menyoroti isu-isu sosial dan eksistensinya di era digital.
Narasumber:
Dr. Ganjar Harimansyah, S.S., M.Hum.
Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia
Mirza Gulam Ahmad, M.Pd.
Dosen Sastra Universitas Indraprasta PGRI
Pewara:
Swarahma Diena
Anita Pratama Indra
Penampilan:
Ranggon Sastra Unindra
Disiarkan:
Senin, 21 April 2025 pukul 17.00-18.00
Penyalahgunaan bahasa dalam penyebaran berita palsu dan propaganda.
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Keterkaitan antara bahasa dan identitas suatu komunitas.
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Adaptasi karya sastra klasik ke dalam film, serial, atau media digital lainnya.
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Perkembangan teknologi seperti machine translation dan NLP (Natural Language Processing).
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Representasi gender non-biner dan identitas queer dalam karya sastra
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Munculnya bahasa slang sebagai refleksi identitas dan kreativitas generasi muda.
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Sastra sebagai alat untuk meningkatkan kesadaran tentang krisis lingkungan.
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Akses literasi yang tidak merata antara wilayah maju dan terbelakang
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Hilangnya bahasa daerah akibat globalisasi dan kurangnya regenerasi penutur.
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Perubahan pola konsumsi sastra dari buku fisik ke digital.
Narasumber:
Pewara:
Audiens:
Benefit
- Meningkatkan Kredibilitas dan Reputasi
- Meningkatkan Personal Branding
- Memperluas Jaringan dan Koneksi
- Mendapat Pengalaman Berharga
