Grand Final Speaking Contest Unindra 2026 Berlangsung Meriah, Dorong Literasi AI dan Kemampuan Bahasa Inggris Generasi Muda
-
Jun, Fri, 2026
- 0 views
Jakarta, 10 Juni 2026 — Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kompetensi bahasa dan wawasan global melalui penyelenggaraan Grand Final Speaking Contest Unindra 2026 yang berlangsung meriah pada Kamis (10/6). Kegiatan yang digagas oleh Lembaga Pengembangan Bahasa (LPB) Unindra tersebut menjadi puncak rangkaian kompetisi berbicara dalam bahasa Inggris yang diikuti oleh peserta dari kalangan siswa, mahasiswa, dan guru dari berbagai daerah.
Mengusung tema “The Use of Artificial Intelligence in Education”, kompetisi tahun ini menghadirkan ruang diskusi akademik yang relevan dengan perkembangan teknologi digital. Para peserta ditantang untuk menyampaikan gagasan, pandangan, serta argumentasi kritis mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unindra, Dr. Irwan Agus, M.M.S.I, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pemilihan tema kecerdasan buatan merupakan langkah tepat karena AI telah menjadi bagian penting dalam transformasi berbagai sektor, termasuk pendidikan.
“Artificial Intelligence menjadi salah satu isu yang paling banyak dibicarakan dalam perkembangan global saat ini. Melalui Speaking Contest, peserta tidak hanya mengasah kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kemampuan menyampaikan gagasan secara sistematis,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu sarana strategis untuk memperkenalkan Universitas Indraprasta PGRI kepada masyarakat luas, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa yang memiliki minat terhadap pengembangan kompetensi bahasa Inggris dan komunikasi internasional.
Suasana kompetisi berlangsung dinamis sejak sesi penyisihan hingga babak final. Para finalis tampil percaya diri menyampaikan berbagai perspektif mengenai penerapan AI dalam proses pembelajaran, mulai dari peningkatan efektivitas belajar, pemerataan akses pendidikan, hingga tantangan etika dan perlunya pengawasan manusia terhadap penggunaan teknologi tersebut.
Selain mengikuti kompetisi, para peserta memperoleh pengalaman edukatif melalui kunjungan ke Televisi Republik Indonesia (TVRI). Dalam kegiatan tersebut, peserta berkesempatan mengenal lebih dekat proses produksi dan penyiaran televisi, mulai dari studio, ruang kendali siaran, hingga mekanisme kerja media penyiaran modern.
Kunjungan tersebut menjadi semakin menarik karena berlangsung saat TVRI World tengah mempersiapkan berbagai program dan liputan terkait perhelatan FIFA World Cup 2026. Momentum tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai peran media dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat global.
Peserta menyambut positif program kunjungan edukatif tersebut. Mereka menilai kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih luas karena tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga memperkenalkan dunia komunikasi, media, dan penyiaran profesional.
Salah satu pemenang kategori mahasiswa, Azka Alvina Hikmah dari Universitas Indrapasta PGRI, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraihnya. Ia menilai kompetisi ini memberikan pengalaman berharga sekaligus mendorong peserta untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan memperluas wawasan terhadap perkembangan teknologi.
“Kompetisi ini memberikan motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkembang. Selain melatih kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris, saya juga mendapatkan banyak pengetahuan baru mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pendidikan serta kesempatan bertukar pengalaman dengan peserta dari berbagai institusi,” tuturnya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, para pemenang Grand Final Speaking Contest Unindra 2026 adalah sebagai berikut:
Kategori Guru
- Juara I: Ossid Duha Jussas Salma (SMA Plus Khadijah Islam)
- Juara II: Tasya Mutiara Budiyanto (SMAN 1 Malingping)
- Juara III: Nur Millah Mutsiliah (MTs Nurussaadah Poltangan)
Kategori Mahasiswa
- Juara I: Azka Alvina Hikmah (Universitas Indraprasta PGRI)
- Juara II: Siti Setiawati (Universitas Indraprasta PGRI)
- Juara III: Intan Loefirta Hawa (Politeknik LP3I Jakarta)
- Juara IV: Neysa Zaskia (Universitas Indraprasta PGRI)
Kategori Siswa
- Juara I: Irene Ardhiah Fransisca (SMK Kesehatan Logos)
- Juara II: Putri Balqis dan Alisa Suryabrata (SMKN 1 Depok)
- Juara III: Rr Anthea Saidah, Felicia, dan Afifah (SMKS Bisnis & Teknologi Bekasi)
- Juara IV: Hafizh Fajr Ramadhan, Andrea Prasasya Gunarto, dan Muhammad Sulthan Putra Soekarno (SMA Muhammadiyah 5 Jakarta)
- Juara V: Bunga Khairunnisa (SMK Bina Karya Mandiri Vocational)
Kepala Lembaga Pengembangan Bahasa (LPB) Universitas Indraprasta PGRI sekaligus Penanggung Jawab Speaking Contest Unindra 2026, Dr. M. Kabul Budiono, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan Grand Final Speaking Contest Unindra 2026 merupakan hasil kerja sama yang baik antara panitia, dewan juri, sponsor, mitra, peserta, serta berbagai pihak yang memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan acara.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Berkat kolaborasi dan komitmen bersama, Grand Final Speaking Contest Unindra 2026 dapat terlaksana dengan lancar dan sukses. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki nilai positif bagi pengembangan kompetensi generasi muda,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Kabul Budiono menegaskan bahwa LPB Unindra akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap program tersebut agar manfaatnya semakin luas pada masa mendatang. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memperkaya variasi cabang lomba serta memperluas jangkauan peserta dari berbagai daerah dan institusi pendidikan.
“Ke depan, kami berharap Speaking Contest Unindra tidak hanya berkembang dari sisi jumlah peserta, tetapi juga dari ragam kompetisi yang diselenggarakan. Kami ingin menjangkau lebih banyak sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi sehingga kegiatan ini dapat menjadi wadah pengembangan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus sarana memperkenalkan Universitas Indraprasta PGRI kepada masyarakat yang lebih luas,” tambahnya.
Ia berharap Speaking Contest Unindra dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan oleh pelajar, mahasiswa, dan guru sebagai ruang kompetisi yang sehat, edukatif, dan inspiratif dalam membangun kompetensi komunikasi global di era transformasi digital.
Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pengembangan Bahasa Unindra sekaligus Ketua Pelaksana, Dr. Muhammad Sulhan, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan juri, sponsor, mitra, dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Speaking Contest Unindra 2026. Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih baik pada masa mendatang,” ujarnya.
Ia berharap Speaking Contest Unindra dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai ruang pengembangan potensi generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dan menjadi ajang bagi masyarakat untuk menunjukkan bakat, kemampuan, serta prestasi dalam berbahasa Inggris. Lebih dari sekadar kompetisi, Speaking Contest diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan global, dan melahirkan generasi yang siap bersaing di tingkat internasional,” tambahnya.
Keberhasilan Grand Final Speaking Contest Unindra 2026 menjadi bukti nyata komitmen Universitas Indraprasta PGRI dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguasaan bahasa asing, literasi teknologi, serta pengembangan keterampilan abad ke-21. Dengan memadukan kompetisi akademik, edukasi teknologi, dan pengalaman lapangan di dunia media, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang inspiratif dan relevan bagi generasi masa depan.
Penulis: PakPu
